Tag

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kab. Malang Jatim (Humas) Diawali dengan lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW, peringatan maulid nabi diperingati di Kantor Kemenag Kab. Malang, Senin 4 Pebruari 2013 bertempat diaula Al Ikhlas. Lantunan sholawat diiringi group Al Banjari dari MTsN Lawang yang dikomandani  Bapak Misbahuddin, S.Ag., diikuti seluruh peserta yang hadir, yang meliputi seluruh Pejabat di Kemenag Kab. Malang, Pengawas Pendidikan, Kepala KUA, Penyuluh, Dharma Wanita dan Karyawan.

Dalam sambutan pembukaan Plt. Kakankemenag Kab. Malang Drs. H. Mohammad As’adul Anam, M.Ag., bahwa peringatan maulid sudah menjadi bagian budaya umat muslim se-dunia, oleh karena itu dalam kesempatan ini dapat mengambil hikmah dilaksanakannya peringatan ini. “Dengan peringatan maulid nabi kita gunakan uswah hasanah Rasululloh SAW menjadi inspirasi pelaksanaan kegiatan di Kemenag”, demikian pesan Plt. Kakankemenag. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kasi Penamas Drs. Irfan Hakim, M.Ag., dan seluruh panitia peringatan maulid nabi; dan dalam kesempatan itu juga disampaikan bantuan kepada para muallaf di Kec. Gedangan berupa 15 paket peralatan ibadah dari para donatur, yang dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Drs. KH. Marzuki Mustamar, M.Ag.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan tradisi yang sudah kental dan memasyarakat di kalangan kaum muslim. Bukan cuma di Indonesia, tradisi yang jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awwal dalam Hijriyah itu, juga marak diperingati oleh umat Islam berbagai dunia. Namun tidak dapat dipungkiri, masih banyak kontroversi mengenai peringatan tersebut. Begitu juga di Indonesia, banyak yang tidak melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan alasan hal tersebut adalah bid’ah. Dan semoga saja kontroversi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak menyurutkan semangat kita untuk tetap meneladani Rasulullah. Bahwasanya peringatan itu adalah bid’ah mahmudah, sebuah inovasi yang baik dan tidak bertentangan dengan syariat, maka boleh untuk dilaksanakan. Sebagai wujud rasa syukur kita semua atas diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai teladan kita bersama. (NiSWaCil)