Dharma Wanita Persatuan Kankemenag Kab. Malang Gelar Sarasehan Pendidikan

Kab. Malang (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Malang H. Imron mengatakan, sebagai sebuah keluarga itu harus berkualitas, pasalnya, kata dia, perkembangan teknologi informasi dan arus globalisasi yang tak terbendung memiliki tantangan yang harus dijawab untuk dapat menghantarkan anak-anak kita dalam menghadapi setiap perkembangan  jaman.

Hal tersebut disampaikan H. Imron saat membuka Sarasehan Pendidikan dengan tema Pendidikan Keluarga Sebagai Pondasi Dasar Pembentuk Karakter Melalui Pembangunan Bangsa Yang Bermartabat yang digelar di Aula Kantor Kemenag pada Senin (14/5) dan dihadiri 120 anggota Dharma Wanita Persatuan Kantor Kemenag Kab. Malang.

H. Imron menjelaskan, bahwa tantangan pada era teknologi informasi sekarang ini bukan hanya pengaruh faham sekuler dan pengaruh budaya luar yang mudah sekali dapat diakses melalui gadget, namun yang lebih berbahaya adalah pengaruh perbedaan faham.” ujarnya.

Di sisi lain dijelaskannya, sangat penting bagi orang tua dan guru memberikan pengertian kepada anak maupun anggota keluarga agar bijak dalam menggunakan teknologi informasi . “Ini jelas menjadi tanggung jawab kita semua, baik itu pemerintah, keluarga, dan masyarakat, namun yang lebih penting sebagai orang tua kita harus meningkatkan kematangan aqidah, kematangan akal dan ilmu serta kematangan aklaq agar anak-anak kita mampu menghadapai setiap tantangan sesuai dengan jamanya,” ujarnya.(Kang Didin)

Iklan

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kantor Kementerian Agama Kab. Malang Hadiri Pelepasan Siswa-Siswi RA. Perwanida IV

Kab. Malang (Inmas) RA. Perwanida IV melaksanakan acara pelepasan siswa-siswi  Tahun Pelajaran 2017/2018 yang bertempat di halaman Kantor Desa Pakis Kembar Kec. Pakis, Kab. Malang kemarin (6/5) yang dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DPW) Kantor Kementerian Agama Kab. Malang Ibu Hj. Ais Imron yang sekaligus sebagai perwakilan Yayasan Perwanida Kab. Malang.

Dalam sambutannya Ibu Hj. Ais Imron mengharapkan pentingnya pendidikan bagi usia dini, pelepasan siswa saat ini bukan akhir dari pendidikan mereka tetapi hal ini merupakan awal untuk menuju masa depan generasi kita selanjutnya, karena meraka merupakan aset orang tua untuk terus di didik dan di kembangkan di Madrasah, ungkapnya

Prosesi pelepasan siswa-siswi  berjalan dengan tertib dan rapi yang di ikuti 35 siswa-siswi serta di dampingi oleh orang tua, kegembiraan murid-murid sangat terlihat saat mereka mementaskan kreasi seni  dari siwa yang tamat dan yang belum tamat di atas panggung. (Kang Didin)

Bimtek Percepatan Sertifikat Tanah Wakaf Melaui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2018

Kab. Malang (Inmas) Dalam mendukung kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Penyelenggara Syariah Kantor Kementerian Agama Kab. Malang mengadakan bimbingan teknis (bimtek) percepatan persertifikatan tanah wakaf melaui PTSL, yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag pada (11/4).

Bimtek diikuti 90 peserta yang berasal dari BWI Kab. Malang, perwakilan Nadhir Ormas Islam baik NU maupun Muhammadiyah, Nadhir Desa, 33 Kepala KUA dan 21 Kepala Desa dari 13 Kecamatan yang ada program PTSL.

Acara diawali dengan sambutan pengarahan Kasubag. TU Kantor Kemenag Kab. Malang , H. Muhajir, beliau mengatakan bahwah tanah wakaf itu sangat penting dan harus di amankan karena itu semua adalah amanah dari orang–orang yang telah mewakafkan tanahnya, untuk itu minimal harus ada akta ikrar wakaf (AIW) dan selanjutnya  harus bisa di sertifikatkan, apalagi sekarang ada program PTSL, untuk itu kami mohon kerjasama BWI Kab.Malang maupun penyelenggara Syariah untuk memanfaatkan PTSL ini demi keamanan tanah wakaf  yang ada Kab. Malang.

Kegiatan selanjutnya adalah pemaparan materi, sesi diskusi oleh Kasi. Hukum dan Pertanahan Kantor BPN Kab. Malang, H. Amir Abdul Karim beserta tim BPN, yang mengharapkan dapat menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman dan dapat mengimplementasikan dengan baik pelaksanaan pengsertifikatan tanah wakaf dalam  mendukung kegiatan PTSL di tahun 2018.(Kang Didin)

Sosialisasi Prosedur Pendaftaran Haji reguler, Umroh dan Haji Khusus

Kab. Malang (Inmas) – Seksi PHU Kantor Kementerian Agama Kab. Malang ,bertempat di Aula Kantor Kemenag, hari ini Jumat (6/4) melaksanakan sosialisasi prosedur pendaftaran haji reguler, umroh dan haji khusus yang bertempat di ikuti oleh 60 peserta yang berasal dari unsur Kepala KUA, pengelola KBIH dan Perwakilan ormas Islam yang ada di kab. Malang.

Hadir dalam sosialisasi, Kabid. PHU Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Ach. Faridul Ilmi selaku Narasumber, beliau “Ach. Faridul Ilmi” memaparkan prosedur pendaftaran Haji Reguler, Haji Khusus dan permasyalahanya, Menurutnya  pendaftaran haji sekarang dipangkas dari sebelumnya empat tahap menjadi dua tahap saja. Kebijakan ini tentu akan  membuat proses pendaftaran menjadi lebih singkat dan mudah.

Dikatakan Ach. Faridul Ilmi,  calon jamaah haji sekarang cukup membuka tabungan di Bank Penerima Setoran (BPS) Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Setelah mendapat validasi, calon jamaah bisa mengisi formulir pendaftaran haji di Kemenag domisili. “Kemudian cetak nomor porsi di sana, maka proses pendaftaran selesai. Tidak perlu bolak balik,” ujar Ach. Faridul Ilmi.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Malang H. Imron saat membuka acara sosialisasi mengharapkan pada peserta yang berasal dari Kepala KUA, pengelola KBIH dan Perwakilan ormas Islam yang ada di kab. Malang untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat terutama dalam memberikan pemahaman dalam mendaftar haji maupun umroh, apalagi sekarang ini Kementerian Agama menjadi sorotan dengan banyaknya masalah di umroh, untuk itu saya minta pada ASN Kemenag untuk menbangun citra kemenang dengan semakin dekat masyarakat untuk memberikan bekal pada masyarakat agar dalam mendaftar umroh itu jangan mencari/tergiur dengan harga murah dan carilah biro resmi yang terdaftar di Kementerian Agama, “ungkap H. Imron “. (Kang Didin)