Pembinaan Guru, Karyawan MIN, MTsN, MAN dan Kepala Madrasah Anggota KKM MTsN Donomulyo

donomulyo

Kab. Malang (MTsN Dono) Bertempat di MTs Negeri Donomulyo, Kemarin, (18/1) semua guru dan karyawan  MIN, MTsN, MAN dan Kepala Madrasah anggota KKM MTsN Donomulyo hadir dalam pembinaan yang langsung di sampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang.

 

Hadir pula dalam Kegiatan ini Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kab. Malang Ode Saeni Al Idrus  dan Pengawas MIN, MTsN, MAN Donomulyo, Atas nama Kepala MIN, MTsN dan MAN, Suip selaku tuan rumah menyampaikan harapannya dengan adanya pembinaan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Malang dapat meningkatkan kinerja pegawai dan kerjasama dalam kebersamaan yang berada di lingkungan MIN, MTsN dan MAN Donomulyo.

 

Kankemenag Kab. Malang Imron menyampaikan bahwa Guru itu harus benar-benar memahami regulasi dan peraturan tentang pendidikan, Guru profesional adalah guru yang disiplin dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksinya, memahami materi bahan pembelajaran dan tidak pernah terlambat ke sekolah, serta memiliki kemapuan untuk melaksanakan perubahan dan inovatif sehingga dapat sebagai penyempurna dalam menjalankan tugas, guru yang dapat menemukan tehnologi tepat guna dalam pendidikan, guru yang menguasai kompetensi pedagogik, kepribadian, social, dan professional serta terus melaksanakan pengembangan keprofesionalan berkelanjutan (PKB) sedangkan kepala Madrasah  ditambah dengan managerial dan supervisor.

 

Imron juga menambahkan bahwa Kepala Madrasah harus melaksanakan supervisi dan guru harus mampu memahami karakter siswa secara mendalam, mampu membuat rancangan pembelajaran, mampu melaksanakan pembelajaran dan mampu membuat evaluasi pembelajaran, Kepala Madrasah dan guru harus bersinergi dengan masyarakat agar dalam mencapai keberhasilan pendidikan bisa terwujud karena keberhasilan pendidikan bukan tanggung jawab dari Madrasah saja tapi merupakan tanggung jawab bersama antara masyarakat dan keluarga.(Kang Didin)

Kab. Malang Laksanakan Pembinaan Musabaqoh Syarhil Qur’an

lptq

Kab. Malang (Inmas) Sebagai upaya untuk menyiapkan Kafilah Kab. Malang dalam MTQ ke 28 di Kab. Pasuruan, hari ini rabu (18/1) bertempat di Aula Kemenag, LPTQ Kab. Malang melaksankan Pembinaan Musabaqoh Syarhil Qur’an yang dihadiri 110 peserta yang berasal dari perwakilan 68 Madrasah Aliyah se-Kab. Malang.

Mewakili Pemerintah Daerah Kab. Malang, Kasubag. Bina Mental, Alfan menyampaikan terima kasih kepada Kantor  Kementerian Agama atas dukungan dan bantuan terselenggaranya kegiatan Pembinaan Musabaqoh Syarhil Qur’an dengan harapan agar kedepan kab. Malang lebih Siap untuk menyongsong dan mensukseskan MTQ Jawa Timur.

Imron selaku Ketua LPTQ Kab. Malang, segaligus Kepala Kantor Kemenag Kab. Malang, menyampaikan bahwa  LPTQ akan terus berusaha dan mencari bibit unggul Musabaqoh Syarhil Qur’an dari seluruh penjuru Kab. Malang, yang nantianya mampu bersaing di tingkat Jawa Timur. kepada peserta yang semuanya masih pelajar Imron menyampaikan agar mereka terus belajar dan meningkatkan pengetahuan, bukan hanya mata pelajaran umum tetapi pelajaran tentang Alqur’an guna menghadapi persaingan arus globalisasi, permasalahan yang dihadapi semakin kompleks mulai pengaruh negatif tehnologi, peredaran narkoba dan pengaruh pornografi, untuk itu sebagai pelajar madrasah harus memperkokoh Iman dan Akhlak serta cerdas dalam menfaatkan tehnologi bukan di manfaatkan tehnologi.(Kang Didin)

PEMBINAAN DAN EVALUASI KERJA KEPALA KUA SE-KABUPATEN MALANG

evaluasi

Kab. Malang (Bimas Islam) Untuk lebih meningkatkan kinerja Kepala KUA, Seksi Bimas Islam Kemenag Kab. Malang mengadakan kegiatan rutin tiap bulan, “Pembinaan dan Evaluasi Kerja Kepala KUA se Kabupaten Malang” Bulan Januari 2017 dilaksanakan hari ini selasa (17/1) dimulai jam 10.00 WIB di Kecamatan Lawang, Kegiatan ini juga dikemas dengan pemberian tali asih dari Paguyuban Kepala KUA Kabupaten Malang untuk Kepala KUA yang sudah purna bakti yakni Kepala KUA Kecamatan Turen, Tauhid dan Kepala KUA Kecamatan Gondanglegi , M. Busro Mustofa .

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang yang Hadir memberi pembinaan, Imron menyampaikan terkait dengan pengisian/pengganti Kepala KUA sesuai regulasi masih lama menunggu panitia seleksi. Bagi yang merangkap tugas sebagai PGS (Pejabat Pengganti Sementara) harus betul-betul bisa membagi tugas jangan sampai pelayanan masyarakat terganggu. Sebagai ujung tombak Kementerian Agama di Kecamatan Imron meminta Kepala KUA harus bekerja sesuai aturan dan mampu melaksanakan aturan, serta harus bersinergi berinteraksi dan koordinasi dengan lintas sektoral. Disampaikan juga oleh Imron himbauan dari Menteri Agama, bahwa walaupun sudah ada regulasi/aturan terkait biaya nikah tetapi masih banyak penyimpangan biaya nikah. Imron meminta hal tersebut jangan sampai terjadi di Kabupaten Malang. Bagi KUA Kecamatan yang masih memberdayakan Modin/P3N harus lebih mengendalikan, jangan sampai dikendalikan Modin/P3N.

Pembinaan dari Kasi Bimas Islam, Sonhaji menyampaikan evaluasi dan program kerja 2017. Evaluasi kerja Kepala KUA, yang pertama agar Pemeriksaan Catin lebih benar-benar dilaksanakan dan harus sesuai aturan yang ada hal ini  untuk mencegah permasalahan di kemudian hari serta untuk lebih tertib administrasi. Terkait dengan legalisir surat nikah luar kota/kabupaten harus mengecek keaslian atau terdaftar tidaknya di Akta Nikah dan disepakati untuk wilayah Malang Raya dikembalikan sesuai tempat, wilayah Jawa Timur untuk pengecekan keaslian atau terdaftar tidaknya di Akta Nikah memakai telpon kantor bagi yang ada. Bagi yang tidak ada telpon pakai handphone. Bisa langsung melihat SIMKAH. Atau melalui surat dengan memberi pemahaman kepada yang bersangkutan. Disampaikan juga oleh Sonhaji untuk permohonan Duplikat Surat Nikah harus ada permohonan tertulis dari pemohon.

Masalah program kerja Seksi Bimas Islam disampaikan oleh Halima staf Seksi Bimas Islam terkait dengan Pengelolaan SIMPENAIS agar Kepala KUA memfasilitasi dipinjami komputer dan akses internet untuk Penyuluh Agama Islam terkait dengan entry data-data yang ada di aplikasi SIMPENAIS. Aturan-aturan tentang pengelolaan dan perencanaan keuangan operasional KUA Anggaran Tahun 2017 disampaikan oleh Luluk Maisaroh staf Seksi Bimas Islam. Disampaikan juga oleh Mahfud staf Seksi Bimas Islam terkait E-Billing.(Jhimat Bimas Islam)