Pentas PAI Kab. Malang Kembangkan Minat Bakat Siswa

Kab. Malang (PAIS)  Kepala Kankemenag Kab. Malang, H. Imron secara resmi membuka acara Ajang Prestasi Siswa  Pentas PAI yang digelar KKG/MGMP PAI Kabupaten Malang hari ini (24/5) bertempat di Aula Kantor Kemenag Kab. Malang.

Dalam sambutannya, H.Imron mengatakan, anak merupakan generasi penerus perjuangan Bangsa. Oleh karenanya, kita harus mempersiapkan anak-anak dengan memberikan pendidikan yang baik terutama pendidikan agama. “Pendidikan agama ini akan menjadi benteng untuk dirinya menjadi anak yang soleh dan solehah,” ujarnya. Sebagai anak, lanjutnya, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan, di antaranya menuntut ilmu pengetahuan baik di sekolah maupun di luar sekolah sehingga prestasi dapat diraih baik secara akademik maupun non akademik.

Pada pentas PAI ini diharapkan bisa meningkatkan prestasi non akademik yang nantinya memperoleh bibit-bibit terbaik diatara yang baik  dan dapat mewakili Kab. Malang pada ajang yang sama pada tingkat Provinsi Jawa Timur nantinya, untuk itu bagi yang meraih juara hendaknya bisa mempersiapkan diri dengan sebaik baikanya dan bagi yang belum berhasil jangan patah semangat, terus belajar lebih giat lagi untuk tahun mendatang,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Pentas PAI Muhammad Arifin dalam laporannya mengatakan, dalam Pentas PAI ini di ikuti oleh 90 peserta dari tingkat TK, SD, SMP, SMA dan SMK yang akan mengikuti beberapa cabang yang dilombakan yakni cerdas cermat, debat, nasyid, kreatif busana muslim, MHQ, MTQ, Kaligrafi, Puisi, lagu Ismi dan pidato. (Kang Didin)

Ketua Perwanida Kab. Malang Hadiri Pisah Kenang RA. Perwanida 1 Donomulyo

Kab. Malang (Perwanida) Pisah kenang kelompok B, RA perwanida 1 Donomulyo periode 2016 – 2017 kemarin  (22/5)  di hadiri oleh ketua Yayasan perwanida DPW Kankemenag kab. Malang Ibu Aiz Imron beserta rombongan, bebagai penampilan disajikan oleh anak anak RA perwanida 1 dengan penuh keceriaan, hadir pula  kepala desa sumberoto beserta ibu, pengawas madrasah dan bapak/ibu  wali murid.

Di depan undangan yang hadir Ketua yayasan perwanida menyampaikan, bahwa RA Perwanida di daerah tidak boleh kalah kreatifitasnya dalam mendidik dan mengembangkan potensi yang ada dengan RA/TK ada di Kota, RA Perwanida harus bisa bersaing dan berkembang untuk lebih maju dengan mengembangkan  semua kelebihan serta menjalin kerjasama pihak lain di donomulyo yang peduli dengan pendidikan. (Kang Didin)

H. Imron Buka Sosialisasi PIP Pondok Pesantren 2017

Kab. Malang (PD. Pontren) Saat membuka Sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP), Senin (22/5) yang bertempat di aula Haji, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Malang H. Imron, menguraikan peran serta dan andil pondok pesantren (pontren) di Kab. Malang, di hadapan 40 peserta perwakilan dari pontren Malang raya yang menerima manfaat PIP, H. Imron menjelaskan pasang surutnya, perkembangan, problematikanya dalam pengembangan kurikulum, sehingga ada yang dijadikan Ma’had Ali, dan di bawahnya ada Mu’adalah. kondisi pontren salafiyah, yang masuk bagian pengembangan pendidikan bersama pemerintah,” jelas H. Imron,  maka dari itu program PIP harus tepat sasaran dan tepat guna, untuk itu pengelola pontren harus menginvertarisir santri yang tidak mampu untuk dapat mengajukan program PIP melalui PD. Pontren Kemenag Kab. Malang.

Di tempat yang sama Kasi. Kesetaraan dan pendidikan Diniyah Formal Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, HM. Naim yang hadir menyampaikan bahwa pontren sebagai lembaga tertua harus bisa menyikapi dan mengaktualisasikan diri dengan perkembangan zaman, Program Indonesia Pintar yang diterima pontren harus diwujudkan dengan data yang Jujur, Aktual, Valid, Lengkap, Tepat Waktu, dan Berkualitas sehingga Penerima Manfaat Tepat Sasaran, Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian dan penjelasan tentang Aplikasi  BOS  yang akan dilaksanakan di pontren, imbuh HM. Naim. (Kang Didin)

Kepala Kantor Kemenag Buka Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Tingkat Kab. Malang Tahun 2017

Kab. Malang (PD. Pontren) Kepala Kantor Kemenag Kab. Malang, H. Imron mengajak semua elemen Kab. Malang baik itu dari pemerintah dalam hal ini adalah Bupati Malang, PD. Pontren  maupun pengelola pondok pesantren untuk bahu membahu dan besinergi dalam menyukseskan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) yang dilaksanakan hari ini (18/5)  bertempat di Pondok Pesantren Al Rifai Gondanglegi Kab.Malang.

Di hadapan 150 peserta, H.Imron menambahkan bahwa MQK sebagai ajang yang cukup bergengsi dikalangan santri pesantren. ini mengangkat tradisi akademik pondok pesantren dalam menggali potensi santri, makanya kegiatan ini sangat bagus, dengan MQK maka para santri dapat mengembangkan kemampuannya dalam mengaji dan mengkaji kitab kuning. MQK juga sebagai salah satu wahana kompetisi bagi para santri dalam menunjukkan kemahirannya dalam membaca, memahami, dan menjelaskan kandungan kitab kuning sebagai tradisi keilmuan pada pondok pesantren.(Kang Didin)