Fairus Juara Raket Nasional

Kab. Malang (MTsN 3 Malang) Pertandingan badminton yang diselenggarakan oleh SMAN 1 Purwosari selama 2 hari yang diikuti oleh Kota / Kabupaten Pasuruan dan Malang, Pertandingan yang dimulai sejak Pk. 08.00- 15.00 WIB membuahkan hasil yaitu Moh. Fairuzzani Wahbatul Baida’i kelas 8G MTsN 3 Malang berhasil meraih juara satu putra pada pertandingan tersebut, Riuh syukur atas kemenangan ini seluruh stakeholder MTsN 3 Malang  berikan pujian, seperti yang terangkum dalam ungkapan Ibu Kepala Madrasah Tsanawiyah 3 Malang, Hj Warsi ” Alhamdulillah, perjuangan menghasilkan prestasi gemilang”. Penghargaan dari SMANSA pada santu (18/11 ).

Tak kalah bahagianya saat detik- detik akhir dalam pertandingan di Universitas Negeri Malang Insersio Cup East Java Open 2017 yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan pada (13-17/11) terkumandang untaian syukur tiada terkira fairuz mampu meraih Juara 3 Nasional dalam pertandingan Badminton tersebut dengan dukungan penuh sang Ayah (Ach Baidawi) berlaga sangat  percaya diri dan doa sang ibu.  Walau sepi penonton karena waktu menunjukkan Pk. 01.00 WIB dini har iFairus tetap bertanding dengan semangat dan motivasi terhebat sang pembawa raket kemenangan. Golden Nopember MTsN 3 Malang.  (AN/ZEN)

Iklan

MTsN 3 Malang Raih Juara 3 Story Telling Tingkat Nasioanal

Kab. Malang (MTsN 3 Malang) – Berangkat bersama guru pembimbing siswa kelas 9H MTsN 3 Malang, Wisaqatul Arfia/9H MTsN 3 Malang berharap yang terbaik dalam penampilannya, itu pula yang terkuak dalam sanubari ayah (Haris) dan bunda (Iin Indarwati), Di acara “Language Festival”, Tingkat Nasional di UNESA pada tanggal (18/11), Fifi (sapaan) mampu meraih juara 3 Story telling Tingkat Nasional  yang pesertanya diikuti oleh SMPN/S dan MTs N/S berjumlah 41 peserta, Pengalaman demi pengalaman dalam lomba di kabupaten membawa siswi MTsN 3 Malang ini meraih yang terbaik, Ungkapan haru dari Kepala Madrasah Tsanawiyah 3 Malang tertuang dalam ekspresi verbal beliau ” terimakasih,  perjuangan yang luar biasa, terus berjuang menebar kebaikan”. Sukses selalu  dan santun dalam menerima yang terbaik. (AN/ZEN)

MAN 1 Malang Raih Tiga Tropi Di Ajang M-Teens School Competition 2017

Kab. Malang (Inmas) M-Teens School Competition (MSC) merupakan even tahunan yang digelar oleh tim M-Teens  Malang Post. Dengan peserta para pelajar di tingkap SMP- dan SMA sederajat di wilayah Malang Raya, MAN 1 Malang merupakan madrasah yang tidak hanya mengembangkan prestasi akademik, namun juga mengembangkan prestasi non akademik berdasarkan minat dan kemampuan siswa pada bidangnya masing-masing.Sebagai bukti akan hal tersebut, MAN 1 Malang ikut serta dan berperan aktif pada even M-Teens 2017 dalam ajang perlombaan Mading 3D, Vlog dan Idol Competition.

Pada kesempatan M-Teens 2017 kali ini yang diselenggarakan di Gedung Graha Cakrawala UM mulai hari Senin sampai Rabu (13-15 Nopember 2017), MAN 1 Malang berhasil memborong TIGA TROPI JUARA.  Tropi pertama berhasil diraih dalam perlombaan Mading 3D sebagai JUARA 1. Mading 3D ini beranggotakan 10 orang yakni Mu’is (XI-MIA 4), Wahyu Aji (XI-MIA 2), A. Nuril dan Marselina (XI-Bahasa), Nadia Nur Faizah (XI-MIA 3),  A. Rizal (XI-Agama 1), Doni dan Hidayatul Livya (X-MIA 2), Ana Yunita (X-MIA 1), Zanjabila (X-MIA 3), Mereka menamakan timnya dengan nama TIM 12 Menit.Mading 3D kali ini bertemakan “Pemuda dan Budaya” dengan mengemas berbagai informasi budaya, filosofi budaya, artikel budaya, opini budaya, video dan permainan sederhana di dalam mading 3D. Semangat dari tim ini membuktikan bahwa mereka berhasil menunjukan peningkatan dalam prestasinya karena pada even M-Teens tahun sebelumnya mereka meraih juara 3 dan pada even M-Teens 2017 mereka berhasil menjadi juara 1.

Tropi kedua berhasil diraih oleh Indah Puspita Sari (X-IPS 1) sebagai Juara Harapan 3 dalam ajang Idol Competition.Suara emas nan merdu yang berciri khas dangdut,yang menjadikan indahlebih memilih membawakan lagu dengan judul gerimis mengundang hati. Menurut indah, dia sangat bersyukur dengan apa yang diperolehnya dan dia mengakui harus terus belajar agar dapat meningkatkan kualitas suaranya dengan harapan bisa menjadi juara pada ajang berikutnya.

Tropi ketiga berhasil diraih oleh Tim Vlog MAN 1 Malang  sebagai Juara Harapan 3 dalam kompetesi Vlog. Tim ini beranggotakan 3 orang yakni Anisa Hanif (XI-MIA 4), Sufu Malinda (XI-MIA 3) dan Juliano Ubaidillah (XI-Agama 1). Tema vlog yang disajikan mulai dari kegiatan sehari-hari dalam persiapan ajang M-Teens 2017 dengan menunjukan semangat luar biasa yang dimiliki oleh perwakilan MAN 1 Malang dalam even M-Teens 2017. (M.Ars)

Evaluasi Pendidikan Diniah Dan Pondok Pesantren 2017

Kab. Malang (Inmas) untuk terus meningkatkan Mutu dan kualitas pendidikan diniah dan pondok pesantren yang melaksanakan wajardikdas, hari ini (15/11) Seksi PD. Kantor Kementerian Agama Kab.Malang melaksanakan Evaluasi Pendidikan Diniah Dan Pondok Pesantren 2017, kegiatan di ikuti oleh  177 peserta, yakni Kepala KUA  Kecamatan, Pengawas Pendidikan Tk. Dasar, Penyuluh Agama, Pengelola madrasah duniah dan pondok pesantren yang melaksanakan  wajardikdas.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Malang H. Imron, dalam arahanya saat membuka acara tersebut mengatakan bahwa Kepala KUA  Kecamatan, Pengawas Pendidikan, Penyuluh Agama merupakan kepanjangan tangan dari Kementerian Agama, untuk itu harus ikut memberi pembinaan dan pengawasan pada madrasah diniah dan pondok pesantren yang melaksanakan program wajardikdas, karena pondok pesantren itu juga bagian dari salah satu unsur keberhasilan dalam menyukseskan program pendidikan Nasional.

Lebih lanjut H. Imron menambahkan bahwa Kementerian Agama itu mempunyai tugas sesuai visi misi,  yang salah satunya adalah meningkatkan akses pendidikan agama yang ada disekolah umum, akses dan kualitas pendidikan agama pada sekolah khusus yaitu madrasah, oleh karenanya madrasah diniyah maupun pondok pesantren harus bisa bersinergi dengan penyelenggara pendidikan formal agar bisa saling melengkapi dan bekerjasama, karena  mencerdaskan bangsa itu bukan hanya tugas pendidikan formal saja namun juga tugas dari pendidikan informal dan non formal” imbuh H.Imron”. (Kang Didin)